BAKAR #2 Panji Koming Nyingkap Denmas: Representatif Budaya Jawa dalam Perilaku Elite Politik semasa Pemilu 2014

BAKAR #2 Panji Koming Nyingkap Denmas: Representatif Budaya Jawa dalam Perilaku Elite Politik semasa Pemilu 2014

Bahas Karya edisi kedua yang diusung oleh tim Dewan Kurator Sastra yang dikepalai oleh M. Putera Sukindar, lelaki berkulit putih dengan wajah mengalahkan aktor utama Dilan dan Bumi Manusia yang menjadi idaman para hawa milenial itu membahas buku Panji Koming Nyingkap Denmas:Representatif Budaya Jawa dalam Perilaku Elite Politik semasa Pemilu 2014 yang ditulis oleh Bagus Prasetiyo.

Menemani sebagai moderator, Sentyaki Satya Putra atau yang sudah kebiasaan dipanggil Asenk dengan gelar komikusnya, membawa obrolan menjadi santai dan panjang, Minggu malam, 29 September 2019 terasa sedap. Sedap bagi para jomlo karena pakansinya tidak diisi dengan galau-galauan, sedap bagi diri yang memiliki alternatif agenda lain karena pertemuan dengan gadis tak kunjung jadi. Membahas tentang komik.

Komik menjadi media yang dipilih Bagus untuk melihat budaya Jawa dalam perpolitikan Indonesia di tahun 2014. Di balik gambar dan teks dalam kartun terdapat masalah tersembunyi yang harus dipikirkan dan direnungkan secara mendalam, seperti apa yang hendak disampaikan kartunis dan media massa tempat komik tersebut bernanung.

Pemaknaan mendalam pada komik menjadi penting dan menarik karena ia merupakan media yang dapat merepresentasikan seluruh indra melalui gambaran karakter yang ditampilkan, meski mengandalkan sisi visual saja. komik strip pada media cetak juga merupakan konstruksi berdasarkan realita yang terjadi dalam masyarakat.

Dapat tersingkap bahwa komik strip Panji Koming menggambarkan perilaku politik para elite dalam pemilu 2014. Kita tak akan terkejut ketika mendapat Panji Koming menggambarkan perilaku politik para elite pemilu 2014 secara paternalistik, feodalistis, da pragmatis, yang mana perilaku politik tersebut sangat dipengaruhi oleh budaya Jawa.

Buku ini diterbitkan oleh Pustaka Kaji, penerbitan yang dimotori oleh kawan-kawan dari Lembaga Kajian Mahasiswa, Universitas Negeri Jakarta. Dapat dikunjungi melalui www.pustakakaji.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*